@dasanbaru:
Bedanya ya cuma di hostingannya saja kan. Di dotcom kita bisa membuat blog secara gratis, di self-hosted kita membayar penyedia layanan hosting.
Tetapi ya itulah, dengan tersedianya hosting gratis kita tidak perlu memaintenance cpanel; berisiko kecil kena hack karena yang bakal dihadapi hacker adalah Tim Automattic; atau kita juga tidak perlu repot-repot pasang berbagai plugin hanya agar blog kita SEO-friendly.
Dan sekadar untuk diketahui saja bahwa kalau kita bayar hosting sendiri, maka untuk menampung database besar dan traffic yang tinggi akan besar sekali dana yang harus kita keluarkan. Sebagai contoh saja, saya pernah membayar wp.com untuk minta bantuan memindah database blog saya, omkicau.com, ke hostgator (melalui guided transfer upgrade) sebesar sekitar Rp. 1 juta. Untuk menampung dan menjalankan database omkicau.com di hostgator itu saya membeli paket yang harganya kisaran Rp. 450.000/bulan.
Sempat jalan sekitar 2 pekan, omkicau.com dengan traffic di kisaran 20.000 pageview per hari saat itu (sekarang kisaran 25.000-30.000 per hari) macet-macet melulu dengan berbagai sebab. Berkali-kalai usaha manitenance yang saya lakukan dibantu pihak hostgator tidak membuahkan hasil. Pada akhirnya hostgator pun "buka rahasia" bahwa untuk menampung database omkicau.com (di dalamnya ada sekitar 5.000 artikel dan ribuan file gambar, audio dan video) dengan traffic harian sebesar itu saya harus menggunakan dedicated-server. Berapa biayanya? Kisaran 4 juta/bulan. Ya tentu saja hal itu membuat saya ngacir dan minta bantuan staf wp.com untuk memindahkan lagi arah omkicau.com ke database yang ada di wp.com (masih merupakan bagian dari layanan guided transfer upgrage).
Jadi begitulah, untuk domain di hosting berbayar di luar, kita akan masih aman-aman saja jika traffic web kita masih di bawah 10.000 pageview per hari dengan database relatif kecil. Kalau pageview tinggi dan database besar, besar juga harga yang harus kita bayar.
Saya bisa mengatakan betapa beruntungnya blogger karena ada pihak yang mau menyediakan hosting gratis seperti wp, blogspot, detik, kompas dll karena bisa ngeblog begitu saja tanpa perlu repot2 memaintenance cpanel.
Kalau mengapa saya lebih memilih wp ketimbang blogspot misalnya, itu disebabkan meski menyebut diri sama-sama "tak terbatas" bandwidh-nya, beberapa kali blogspot ngeblank khususnya di jam-jam "peak season" untuk blog bertraffic tinggi.
Saya mengelola beberapa domain self-hosted (kebanyakan punya klien) dan selalu aman-aman saja karena traffic tidak padat dan tidak ada yang "sirik" sehingga tidak ada yang selalu mengincar untuk nge-hack (kecuali salah satu web saya yang kebetulan untuk klien saya yang banyak diincar untuk diserang orang --- yakni ockaligisdotcom yang beberapa kali kena hack).
Demikianlah latar belakang mengapa saya bisa mengatakan bahwa WordAds adalah angin segar bagi blogger wp.com.
Tetapi pemasangan iklan ala WordAds bukanlah tujuan saya ngeblog di wp.com. Kalau saya sekadar mencari uang, tentu saya lebih suka bermain di blogspot. Di blogspot, kalau Anda beruntung maka Anda bisa mendapatkan uang puluhan juta rupiah per bulan hanya dengan mengerjakan sesuatu yang sangat simpel. Kalau sobat pengin contoh konkret adalah blog punya salah seorang teman saya di NasionalBootCamp dengan alamat blog terselubung.blogspot.com. Tetapi dia tidak bermain adsense kok. Lantas dari mana dia dapat uang? LIhat saja banner iklan dari XL yang dia pasang. Nilai kontrak iklan tersebut 20 jutaaan/bulan dan sudah dikontrak selama 1 tahun. Belum lagi, berkait follower di twitter-nya yang banyak, di kisaran 400.000 follower, dia mendapatkan uang 5 jutaan sekali men-twit pesan bersponsor. Bikin ngiler? Ya pastilah. Bohong kalau saya mengatakan tidak ngiler. Tetapi tidak semua orang bisa seberuntung teman saya itu yang meski bloggnya nyaris full-copasan, puluhan juta rupiah mengalir ke kantungnya.
Demikian sobat, semangat!!!